Ariyadi Ahmad Pindah Ke Hanura

Ariyadi Ahmad, Foto.Ist

Taktik Lampung - Salah satu kader senior Partai Golkar Lampung Ariyadi Achmad hijrah ke partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), 

Ariyadi Achmad yang merupakan Wasekjed DPP Golkar Wilayah Sumatra III mengatakan, Alasan kepindahanya kepartai besutan wiranto tersebut karna unsur kedekatanya dengan Ketua DPP Hanura Oesman Sapta Odang.

" Saya pindah itu bukan karena apa-apa tetapi karena saya dengan Pak Oesman berteman, beliau yang meminta saya, " ujarnya saat dikomfirmasi awak media, senin (23/1)

Disinggung terkait ada permasalahan internal, Menurut mantan Ketua Golkar Lampung ini menegaskan, setiap orang dan siapapun juga mempunyai hak untuk menentukan pilihan partai yang di pilih hatinya, bukan karena sakit hati atau ada Masalah dalam partai lalu melakukan hijrah, untuk izin kepada ketua umum dirinya mengatakan ini merupakan hak seseorang.

" Kan kita semua punya hak untuk di mana kita memilih partai yang menjadi rumah kita, jadi saya pikir ya boleh saja pindah dimana pun," imbuhnya.

Sementara, Wakil Ketua bidang Infokom Hanura Lampung Fery Arsyad mengatakan sudah mengetahui hal tersebut saat Koordinator Wilayah Sumbagsel DPP Hanura Frans Agung melakukan rapat koordinasi di DPD Hanura, pada Sabtu (22/1) lalu.

" Kita tau dari bapak Frans, saat melakukan koordinasi dan konsolidasi kemarin di DPD, imfo yang saya terima beliau masuk dalam struktur Ketua DPP Hanura Bidang Imfokom, tapi untuk SK saya belum lihat, yang jelas kabarnya seperti itu" ujarnya saat dikomfirmasi, Senin (23/1)

Terpisah sekretaris DPD I PG Lampung Supriyadi Hamzah saat di konfirmasi terkait hijrahnya Ariyadi Ahmad belum bisa berkata banyak karena belum menerima kabar secara langsung dari DPP, dirinya mengetahui kabar tersebut baru dari selentingan orang dan media.

" Justru saya belum tau banyak tentang pindah tidak nya beliau, saya baru tau dari selentingan dan media yang menelpon saya, mungkin berita tersebut benar karena hak dari seseorang untuk pindah partai tidak ada dalam mekanisme kami, kita di Lampung menunggu informasi dari DPP setelah itu baru kita mengklarifikasi kebenarannya, " pungkasnya. (TL)

Post a Comment

0 Comments